×
×

Pelajaran Dari Kisah Nabi Nuh


pelajaran dari nabi nuhPELAJARAN DARI KISAH NABI NUH

Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Muhammad Harits

Pelajaran terpenting yang bisa diambil dari kisah Nabi Nuh Alaihissallam adalah bahwa dakwah setiap nabi dan rasul adalah satu, yaitu menyeru umat untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala saja (dakwah tauhid).

Nabi Nuh alaihisallam tinggal di tengah-tengah kaumnya selama kira-kira 950 tahun dan masih hidup sepeninggal mereka selama waktu yang dikehendaki Allah Subhanahu wa Ta’ala. Beliau termasuk salah seorang rasul yang disebut Ulul ‘Azmi dan salah satu dari lima nabi yang diharapkan syafaatnya pada hari kiamat. Nabi Nuh juga merupakan rasul Allah Subhanahu wa Ta’ala  yang pertama diutus kepada umat manusia dan beliau bapak kedua manusia sesudah Nabi Adam alaihissallam. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala melimpahkan shalawat dan salam kepada beliau dan kepada para nabi seluruhnya.

Dari kisah Nabi Nuh dapat kita ambil beberapa faedah, antara lain:

1. Seluruh dakwah nabi dan rasul sejak Nuh alaihissallam sampai Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah satu, yaitu menyeru umat manusia untuk bertauhid yang murni dan melarang mereka dari berbuat syirik. Nabi Nuh dan yang lainnya selalu mendahulukan dakwah mereka dengan menyerukan:

“Beribadahlah kalian hanya kepada Allah. Tidak ada sesembahan bagi kalian selain Dia.” (al-A’raf: 59) Mereka senantiasa mengulang-ulang seruan yang utama ini dengan berbagai cara

2. Dalam kisah ini terdapat adab berdakwah dan hal-hal yang menyempurnakannya. Kita lihat dalam kisah ini, Nabi Nuh berdakwah mengajak umatnya siang malam, sembunyi-sembunyi dan terang-terangan, dalam setiap kesempatan dan keadaan yang memungkinkan berhasilnya dakwah. Beliau membangkitkan keinginan mereka dalam meraih pahala di dunia dengan keselamatan dari siksa, bersenang-senang dengan harta dan anak-anak, serta limpahan rezeki seandainya mereka beriman, begitu juga dengan pahala di akhirat. Beliau mengingatkan umatnya agar menjauhi syirik dengan bersabar dalam menyampaikan dakwah ini dengan kesabaran yang demikian hebat seperti juga rasul-rasul lainnya. Beliau ajak kaumnya berbicara dengan kalimat-kalimat yang lembut dan penuh kasih sayang, dengan segala ungkapan yang dapat menyentuh hati serta beliau paparkan berbagai bukti tanda kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

3. Sesungguhnya syubhat-syubhat (kerancuan) yang dilontarkan oleh musuh-musuh para rasul terhadap risalah yang mereka bawa, justru merupakan dalil yang sangat jelas tentang batilnya ucapan-ucapan para pendusta itu sendiri. Karena sesungguhnya apa yang mereka katakan tidak ada yang lain lagi kecuali itu, sama sekali tidak memiliki nilai keilmiahan dan tidak ada artinya bagi orang yang berakal. Maka perkataan mereka seperti yang dikisahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala:

“Kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina-dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apa pun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta.” (Hud: 27)

Perhatikanlah kalimat-kalimat tersebut, niscaya akan Anda dapatkan tamwih (pengaburan) yang menunjukkan bahwa mereka itu sesat dan sombong terhadap hakikat kenyataan yang ada. Juga ucapan mereka:

“Kami tidak melihat kamu melainkan sebagai seorang manusia (biasa) seperti kami.” (Hud: 27)

Apakah dalam suatu kebenaran yang dibawa oleh seseorang terdapat suatu kerancuan atau syubhat yang menunjukkan bahwa kebenaran itu pada hakikatnya bukanlah kebenaran? Pernyataan dalam ayat di atas seakan-akan menerangkan kepada kita bahwa segala pendapat atau pemikiran yang bersumber atau berasal dari manusia mana pun adalah batil. Tentu saja hal ini merupakan penolakan terhadap semua ilmu tentang kemanusiaan yang diperoleh dari manusia yang lain. Ringkasnya, pernyataan orang-orang kafir ini membatalkan seluruh ilmu yang ada.
Bukankah ilmu yang berada di tengah-tengah manusia, mereka ambil dari manusia yang lainnya dan semuanya bertingkat-tingkat? Tentunya yang paling tinggi, paling benar, dan paling bermanfaat dari ilmu-ilmu itu adalah ilmu yang mereka peroleh dari para rasul yang ilmunya dari wahyu Ilahi. Demikian pula ucapan orang-orang yang kafir ini:

“Kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apa pun atas kami.” (Hud: 27)

Yakni, kami dan kalian adalah sama-sama manusia. Ini pun sudah dibantah oleh para rasul, sebagaimana dikisahkan dalam firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

“Kami tidak lain adalah manusia seperti kamu akan tetapi Allah memberi karunia kepada siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya.” (Ibrahim: 11)

Dalam ayat ini, Allah Subhanahu wa Ta’ala  menjelaskan bahwa Dia memberikan karunia kepada para rasul dan mengistimewakan mereka dengan wahyu dan risalah. Padahal, pengingkaran orang-orang kafir terhadap para rasul itu dari sisi ini, justru merupakan kebodohan dan celaan paling besar terhadap nikmat Allah Subhanahu wa Ta’ala . Karena sesungguhnya nikmat Allah Subhanahu wa Ta’ala dan hikmah-Nya mengharuskan bahwa para rasul itu berasal dari kalangan manusia agar lebih memantapkan manusia dalam mengambil ilmu dari mereka.

Sehingga mereka pun akan merasakan nikmat ini dengan mudah dan Allah Subhanahu wa Ta’ala  lapangkan pula bagi mereka jalan untuk mencapainya. Orang-orang yang dusta ini mengingkari asal kenikmatan ini, bahkan mengingkari pula jalan yang lurus yang bermanfaat yang dibawa oleh para rasul tersebut. Adapun perkataan mereka:

“Kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina-dina di antara kami.” (Hud: 27)

Setiap orang yang berakal pasti mengetahui bahwa kebenaran itu dikenal dari materinya sendiri bahwa dia adalah haq, bukan dikenal dari siapa yang mengikutinya. Perkataan yang mereka ucapkan ini sesungguhnya bersumber dari kesombongan mereka. Sudah jelas bahwa sikap sombong merupakan penghalang terbesar yang ada dalam diri seorang hamba untuk mengenal kebenaran apalagi mengikutinya.

Juga ucapan mereka ﯦ  (orang-orang yang hina-dina di antara kami). Kalau yang mereka inginkan dengan kalimat ini adalah kemiskinan maka kemiskinan bukanlah suatu aib (cela). Adapun kalau mereka maksudkan adalah akhlak maka ini jelas dusta. Bahkan sesungguhnya yang hina-dina adalah mereka yang mengucapkan kalimat ini. Apakah beriman dan taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala  dan Rasul-Nya, tunduk mengikuti kebenaran, serta selamat dari perilaku atau watak yang tercela dan rendah, adalah suatu kehinaan serta orang-orang yang mengikutinya adalah orang yang hina-dina? Ataukah kehinaan itu berada pada keadaan sebaliknya, dengan meninggalkan kewajiban yang paling tinggi dan utama, yaitu mentauhidkan Allah Subhanahu wa Ta’ala  dan bersyukur hanya kepada-Nya, serta sebaliknya memenuhi hati dengan sikap sombong terhadap kebenaran dan terhadap sesama manusia?

Hal yang terakhir ini, demi Allah, justru merupakan kehinaan yang paling hina. Akan tetapi orang-orang kafir itu datang membawa kebohongan. Tidaklah mereka menyiksa orang-orang yang baik ini melainkan karena mereka beriman kepada Allah Yang Mahaperkasa lagi Maha Terpuji.
Perkataan mereka: “Yang lekas percaya saja.” (Hud: 27)

Maksudnya yang percaya begitu saja kepadamu, wahai Nuh. Mereka tidak bermusyawarah dan meneliti lebih dahulu, tidak merenungkan lebih dahulu. Seandainya mungkin bahwa ini adalah suatu hakikat (kenyataan), maka ini semua merupakan bukti-bukti dari kebenaran tersebut. Karena sesungguhnya pada kebenaran itu terdapat burhan (petunjuk), cahaya, keagungan, kecemerlangan, kejujuran, dan ketenangan, yang semua itu tidak perlu dimusyawarahkan dengan siapa pun untuk mengikutinya. Tentunya persoalan yang membutuhkan musyawarah itu adalah persoalan-persoalan yang masih tersamar yang belum diketahui hakikat atau manfaatnya. Sedangkan keimanan yang cahayanya justru lebih terang dari sinar matahari, bahkan lebih lezat dari apa pun juga, tidak ada yang ketinggalan untuk menerimanya melainkan orang-orang yang sombong dan sewenang-wenang seperti mereka yang durhaka ini.

Kata-kata mereka:
“Dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apa pun atas kami.” (Hud: 27)

Apakah dalam perkataan ini terdapat sikap yang jujur dan adil? Karena sesungguhnya mereka di sini menerangkan keadaaan mereka sendiri. Memang ucapan ini ada kemungkinan demikian, yakni itulah yang ada dalam hati mereka (anggapan bahwa merekalah yang paling mulia), atau mereka hanya mengatakan sesuatu yang tidak mereka yakini. Apa pun alasannya, yang haq itu tetap wajib untuk diterima, baik yang mengatakannya orang yang mulia atau bukan. Al-haq itu tetap lebih tinggi di atas apa pun.

Perkataan mereka:

“Bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta.” (Hud: 27)

Padahal sudah sama diketahui bahwa prasangka (zhan) adalah perkataan yang paling berat dustanya. Seandainya mereka mengatakan ‘Bahkan kami tahu bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta’, maka semua orang yang sesat mampu mengucapkannya. Akan tetapi dengan dasar apa kalian menuduh para rasul itu dusta? Maka alasan dan bukti yang mereka kemukakan ini justru saling menggugurkan satu sama lain sebagaimana yang terlihat. Bagaimana mungkin, padahal para rasul itu juga telah menghadapinya dengan dalil (alasan-alasan), bukti yang bermacam-macam sehingga tidak menyisakan sedikit pun keraguan pada diri seseorang bahwa tuduhan tersebut adalah batil.

4. Antara keutamaan para nabi dan bukti-bukti risalah serta keikhlasan mereka yang sempurna tampak saat beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala  secara khusus (untuk diri mereka sendiri) dan peribadatan mereka dalam memberikan manfaat bagi sesama makhluk, seperti berdakwah, taklim (mengajarkan ilmu), dan semua perangkatnya. Oleh karena itulah, mereka menampakkan dan berulang-ulang memperdengarkan hal ini kepada kaumnya. Masing-masing mereka menyatakan:

“Wahai kaumku, aku tidak meminta harta benda kepada kalian (sebagai upah) bagi seruanku. Upahku tidak lain hanya dari Allah.” (Hud: 29)

Hal ini menjadi kedudukan yang paling mulia bagi pengikut para rasul, yang mereka menyertai para rasul itu dalam segi ini. Allah Subhanahu wa Ta’ala  jadikan untuk mereka kemuliaan di dunia dan akhirat lebih besar daripada hal-hal yang menjadi persaingan mereka yang mengharapkan dunia.

5. Celaan terhadap niat orang-orang mukmin dan apa yang Allah anugerahkan kepada mereka berupa keutamaan, bahkan mereka berani bersumpah atas nama Allah Subhanahu wa Ta’ala, bahwasanya Dia tidak akan memberi karunia-Nya kepada orang-orang yang beriman. Semua itu tidak lain merupakan warisan dari musuh-musuh para rasul. Oleh karena itulah, Nabi Nuh berkata kepada mereka tatkala mereka bersumpah demikian, menjadikannya jalan untuk mencela kaum mukminin:

“Dan aku juga tidak mengatakan kepada orang-orang yang dipandang hina oleh kalian, ‘Sekali-kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan mereka.’ Allah lebih mengetahui apa yang ada pada diri mereka.” (Hud: 31)

6. Sepantasnya untuk memohon pertolongan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala  dan menyebut nama-Nya ketika datangnya malapetaka dan kesulitan bahkan dalam segala aktivitas, serta memperbanyak pujian dengan menyebut nama Allah Subhanahu wa Ta’ala  ketika mendapatkan kenikmatan. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

“Dan Nuh berkata, ‘Naiklah kalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya’.”(Hud: 41)

“Maka apabila engkau dan orang-orang yang bersamamu telah berada di atas bahtera itu, ucapkanlah, ‘Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari orang-orang yang zalim’.” (al-Mu’minun: 28)

Sudah sepantasnya pula untuk berdoa, memohon berkah ketika singgah di suatu tempat persinggahan seperti dalam perjalanan atau tiba di tempat tinggal sendiri, rumah atau kampung halaman, karena adanya firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
“Dan berdoalah, ‘Wahai Rabbku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi, dan Engkau adalah sebaik-baik yang memberi tempat’.” (al-Mu’minun: 29)

Dalam ayat-ayat tersebut disebutkan bahwa senantiasa berzikir menyebut nama Allah Subhanahu wa Ta’ala , kekuatan untuk beraktivitas ataupun diam, kepercayaan yang penuh kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, turunnya berkah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, semua itu adalah pengiring yang lebih utama bagi seorang hamba dalam setiap keadaannya yang tidak boleh ditinggalkan begitu saja olehnya.

7. Bahwasanya takwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan melaksanakan segala yang dituntut oleh iman, merupakan sebagian sebab untuk memperoleh dunia, keturunan yang banyak, rezeki dan kekuatan fisik, meskipun untuk itu semua mesti ada sebab yang lain. Ketakwaan ini justru merupakan sebab satu-satunya, tidak ada sebab yang lain untuk mendapatkan kebaikan akhirat dan keselamatan dari siksanya.

8. Keselamatan dari hukuman dunia secara umum hanyalah untuk orang-orang yang beriman, yaitu para rasul dan para pengikut mereka. Karena hukuman dunia ini hanya khusus akan dialami oleh orang-orang yang durhaka dan yang mengikuti mereka dari anak cucu mereka, juga hewan-hewan meskipun mereka tidak mempunyai dosa. Karena sesungguhnya bencana yang Allah Subhanahu wa Ta’ala  timpakan kepada berbagai golongan orang yang dusta itu meliputi anak-anak dan ternak-ternak yang ada.

Adapun yang disebutkan dalam sebagian kisah Israiliyat (kisah-kisah Bani Israil, Yahudi, dan Nasrani) bahwa kaum Nabi Nuh ataupun yang lain, ketika Allah Subhanahu wa Ta’ala  ingin menghancurkan mereka, Allah Subhanahu wa Ta’ala  jadikan rahim-rahim wanita mereka mandul, sehingga hukuman tersebut tidak ikut menimpa anak-anak mereka merupakan kisah yang tidak ada dasarnya sama sekali. Tentu saja ini bertentangan dengan perkara yang sudah diketahui dan diperkuat pula oleh firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :

“Dan jagalah diri kalian dari fitnah (siksaan) yang tidak hanya khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kalian.” (al-Anfal: 25)

(Diterjemahkan dengan sedikit perubahan dari kitab Taisir al-Lathif al-Mannan hlm. 147—150)

———————————————————————-

Sumber : Majalah Asy Syariah

Sumber : Pelajaran Dari Kisah Nabi Nuh

Artikel Lainnya

Tentang Kami

🏠 Muslimstore.id adalah marketplace islami yang menjual berbagaimacam produk perlengkapan kaum muslimin, seperti buku-buku dan majalah islami, bahasa arab, pakaian muslim, jubah dan gamis, kurma, aneka herbal, parfum non alkohol dll.

📍 Semua barang yang dijual di website ini adalah milik masing-masing pedagang dari daerahnya masing-masing jadi buka tanggung jawab pemilik website, akan tetapi para pedagang di website ini insya Allah orang-orang yang amanah.


Semoga anda mendapatkan produk yang anda cari di sini, semoga Allah membarokahi muamalah kita semuanya. Aamiin.., dan apabila ada pertanyaan jangan sungkan untuk menghubungi kami.

Hubungi Kami

Aceh Barat, Aceh Aceh Barat Daya, Aceh Aceh Besar, Aceh Aceh Jaya, Aceh Aceh Selatan, Aceh Aceh Singkil, Aceh Aceh Tamiang, Aceh Aceh Tengah, Aceh Aceh Tenggara, Aceh Aceh Timur, Aceh Aceh Utara, Aceh Bener Meriah, Aceh Bireuen, Aceh Gayo Lues, Aceh Kota Banda Aceh, Aceh Kota Langsa, Aceh Kota Lhokseumawe, Aceh Kota Sabang, Aceh Kota Subulussalam, Aceh Nagan Raya, Aceh Pidie, Aceh Pidie Jaya, Aceh Simeulue, Aceh Badung, Bali Bangli, Bali Buleleng, Bali Gianyar, Bali Jembrana, Bali Karangasem, Bali Klungkung, Bali Kota Denpasar, Bali Tabanan, Bali Kota Cilegon, Banten Kota Serang, Banten Kota Tangerang, Banten Kota Tangerang Selatan, Banten Lebak, Banten Pandeglang, Banten Serang, Banten Tangerang, Banten Bengkulu Selatan, Bengkulu Bengkulu Tengah, Bengkulu Bengkulu Utara, Bengkulu Kaur, Bengkulu Kepahiang, Bengkulu Kota Bengkulu, Bengkulu Lebong, Bengkulu Mukomuko, Bengkulu Rejang Lebong, Bengkulu Seluma, Bengkulu Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Jakarta Barat, Dki Jakarta Jakarta Pusat, Dki Jakarta Jakarta Selatan, Dki Jakarta Jakarta Timur, Dki Jakarta Jakarta Utara, Dki Jakarta Kepulauan Seribu, Dki Jakarta Boalemo, Gorontalo Bone Bolango, Gorontalo Gorontalo, Gorontalo Gorontalo Utara, Gorontalo Kota Gorontalo, Gorontalo Pahuwato, Gorontalo Batanghari, Jambi Bungo, Jambi Kerinci, Jambi Kota Jambi, Jambi Kota Sungai Penuh, Jambi Merangin, Jambi Muaro Jambi, Jambi Sarolangun, Jambi Tanjung Jabung Barat, Jambi Tanjung Jabung Timur, Jambi Tebo, Jambi Bandung, Jawa Barat Bandung Barat, Jawa Barat Bekasi, Jawa Barat Bogor, Jawa Barat Ciamis, Jawa Barat Cianjur, Jawa Barat Cirebon, Jawa Barat Garut, Jawa Barat Indramayu, Jawa Barat Karawang, Jawa Barat Kota Bandung, Jawa Barat Kota Banjar, Jawa Barat Kota Bekasi, Jawa Barat Kota Bogor, Jawa Barat Kota Cimahi, Jawa Barat Kota Cirebon, Jawa Barat Kota Depok, Jawa Barat Kota Sukabumi, Jawa Barat Kota Tasikmalaya, Jawa Barat Kuningan, Jawa Barat Majalengka, Jawa Barat Purwakarta, Jawa Barat Subang, Jawa Barat Sukabumi, Jawa Barat Sumedang, Jawa Barat Tasikmalaya, Jawa Barat Banjarnegara, Jawa Tengah Banyumas, Jawa Tengah Batang, Jawa Tengah Blora, Jawa Tengah Boyolali, Jawa Tengah Brebes, Jawa Tengah Cilacap, Jawa Tengah Demak, Jawa Tengah Grobogan, Jawa Tengah Jepara, Jawa Tengah Karanganyar, Jawa Tengah Kebumen, Jawa Tengah Kendal, Jawa Tengah Klaten, Jawa Tengah Kota Magelang, Jawa Tengah Kota Pekalongan, Jawa Tengah Kota Salatiga, Jawa Tengah Kota Semarang, Jawa Tengah Kota Surakarta, Jawa Tengah Kota Tegal, Jawa Tengah Kudus, Jawa Tengah Magelang, Jawa Tengah Pati, Jawa Tengah Pekalongan, Jawa Tengah Pemalang, Jawa Tengah Purbalingga, Jawa Tengah Purworejo, Jawa Tengah Rembang, Jawa Tengah Semarang, Jawa Tengah Sragen, Jawa Tengah Sukoharjo, Jawa Tengah Tegal, Jawa Tengah Temanggung, Jawa Tengah Wonogiri, Jawa Tengah Wonosobo, Jawa Tengah Bangkalan, Jawa Timur Banyuwangi, Jawa Timur Blitar, Jawa Timur Bojonegoro, Jawa Timur Bondowoso, Jawa Timur Gresik, Jawa Timur Jember, Jawa Timur Jombang, Jawa Timur Kediri, Jawa Timur Kota Batu, Jawa Timur Kota Blitar, Jawa Timur Kota Kediri, Jawa Timur Kota Madiun, Jawa Timur Kota Malang, Jawa Timur Kota Mojokerto, Jawa Timur Kota Pasuruan, Jawa Timur Kota Probolinggo, Jawa Timur Kota Surabaya, Jawa Timur Lamongan, Jawa Timur Lumajang, Jawa Timur Madiun, Jawa Timur Magetan, Jawa Timur Malang, Jawa Timur Mojokerto, Jawa Timur Nganjuk, Jawa Timur Ngawi, Jawa Timur Pacitan, Jawa Timur Pamekasan, Jawa Timur Pasuruan, Jawa Timur Ponorogo, Jawa Timur Probolinggo, Jawa Timur Sampang, Jawa Timur Sidoarjo, Jawa Timur Situbondo, Jawa Timur Sumenep, Jawa Timur Trenggalek, Jawa Timur Tuban, Jawa Timur Tulungagung, Jawa Timur Bengkayang, Kalimantan Barat Kapuas Hulu, Kalimantan Barat Kayong Utara, Kalimantan Barat Ketapang, Kalimantan Barat Kota Pontianak, Kalimantan Barat Kota Singkawang, Kalimantan Barat Kubu Raya, Kalimantan Barat Landak, Kalimantan Barat Melawi, Kalimantan Barat Pontianak, Kalimantan Barat Sambas, Kalimantan Barat Sanggau, Kalimantan Barat Sekadau, Kalimantan Barat Sintang, Kalimantan Barat Balangan, Kalimantan Selatan Banjar, Kalimantan Selatan Barito Kuala, Kalimantan Selatan Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan Kotabaru, Kalimantan Selatan Tabalong, Kalimantan Selatan Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan Tanah Laut, Kalimantan Selatan Tapin, Kalimantan Selatan Barito Selatan, Kalimantan Tengah Barito Timur, Kalimantan Tengah Barito Utara, Kalimantan Tengah Gunung Mas, Kalimantan Tengah Kapuas, Kalimantan Tengah Katingan, Kalimantan Tengah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Lamandau, Kalimantan Tengah Murung Raya, Kalimantan Tengah Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Seruyan, Kalimantan Tengah Sukamara, Kalimantan Tengah Berau, Kalimantan Timur Bulungan, Kalimantan Timur Kota Balikpapan, Kalimantan Timur Kota Bontang, Kalimantan Timur Kota Samarinda, Kalimantan Timur Kota Tarakan, Kalimantan Timur Kutai Barat, Kalimantan Timur Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur Kutai Timur, Kalimantan Timur Malinau, Kalimantan Timur Nunukan, Kalimantan Timur Paser, Kalimantan Timur Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur Tana Tidung, Kalimantan Timur Bangka, Kepulauan Bangka Belitung Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung Belitung, Kepulauan Bangka Belitung Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung Bintan, Kepulauan Riau Karimun, Kepulauan Riau Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau Kota Batam, Kepulauan Riau Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau Lingga, Kepulauan Riau Natuna, Kepulauan Riau Kota Bandar Lampung, Lampung Kota Metro, Lampung Lampung Barat, Lampung Lampung Selatan, Lampung Lampung Tengah, Lampung Lampung Timur, Lampung Lampung Utara, Lampung Mesuji, Lampung Pesawaran, Lampung Pringsewu, Lampung Tanggamus, Lampung Tulang Bawang, Lampung Tulang Bawang Barat, Lampung Way Kanan, Lampung Buru, Maluku Buru Selatan, Maluku Kepulauan Aru, Maluku Kota Ambon, Maluku Kota Tual, Maluku Maluku Barat Daya, Maluku Maluku Tengah, Maluku Maluku Tenggara, Maluku Maluku Tenggara Barat, Maluku Seram Bagian Barat, Maluku Seram Bagian Timur, Maluku Halmahera Barat, Maluku Utara Halmahera Selatan, Maluku Utara Halmahera Tengah, Maluku Utara Halmahera Timur, Maluku Utara Halmahera Utara, Maluku Utara Kepulauan Sula, Maluku Utara Kota Ternate, Maluku Utara Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara Pulau Morotai, Maluku Utara Bima, Nusa Tenggara Barat Dompu, Nusa Tenggara Barat Kota Bima, Nusa Tenggara Barat Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat Sumbawa, Nusa Tenggara Barat Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat Alor, Nusa Tenggara Timur Belu, Nusa Tenggara Timur Ende, Nusa Tenggara Timur Flores Timur, Nusa Tenggara Timur Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur Kupang, Nusa Tenggara Timur Lembata, Nusa Tenggara Timur Manggarai, Nusa Tenggara Timur Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur Nagekeo, Nusa Tenggara Timur Ngada, Nusa Tenggara Timur Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur Sikka, Nusa Tenggara Timur Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur Asmat, Papua Biak Numfor, Papua Boven Digoel, Papua Deiyai, Papua Dogiyai, Papua Intan Jaya, Papua Jayapura, Papua Jayawijaya, Papua Keerom, Papua Kepulauan Yapen, Papua Kota Jayapura, Papua Lanny Jaya, Papua Mamberamo Raya, Papua Mamberamo Tengah, Papua Mappi, Papua Merauke, Papua Mimika, Papua Nabire, Papua Nduga, Papua Paniai, Papua Pegunungan Bintang, Papua Puncak, Papua Puncak Jaya, Papua Sarmi, Papua Supiori, Papua Tolikara, Papua Waropen, Papua Yahukimo, Papua Yalimo, Papua Fakfak, Papua Barat Kaimana, Papua Barat Kota Sorong, Papua Barat Manokwari, Papua Barat Maybrat, Papua Barat Raja Ampat, Papua Barat Sorong, Papua Barat Sorong Selatan, Papua Barat Tambrauw, Papua Barat Teluk Bintuni, Papua Barat Teluk Wondama, Papua Barat Bengkalis, Riau Indragiri Hilir, Riau Indragiri Hulu, Riau Kampar, Riau Kepulauan Meranti, Riau Kota Dumai, Riau Kota Pekanbaru, Riau Kuantan Singingi, Riau Pelalawan, Riau Rokan Hilir, Riau Rokan Hulu, Riau Siak, Riau Majene, Sulawesi Barat Mamasa, Sulawesi Barat Mamuju, Sulawesi Barat Mamuju Utara, Sulawesi Barat Polewali Mandar, Sulawesi Barat Bantaeng, Sulawesi Selatan Barru, Sulawesi Selatan Bone, Sulawesi Selatan Bulukumba, Sulawesi Selatan Enrekang, Sulawesi Selatan Gowa, Sulawesi Selatan Jeneponto, Sulawesi Selatan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan Kota Makassar, Sulawesi Selatan Kota Palopo, Sulawesi Selatan Kota Pare Pare, Sulawesi Selatan Luwu, Sulawesi Selatan Luwu Timur, Sulawesi Selatan Luwu Utara, Sulawesi Selatan Maros, Sulawesi Selatan Pangkajene Dan Kepulauan, Sulawesi Selatan Pinrang, Sulawesi Selatan Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan Sinjai, Sulawesi Selatan Soppeng, Sulawesi Selatan Takalar, Sulawesi Selatan Tana Toraja, Sulawesi Selatan Toraja Utara, Sulawesi Selatan Wajo, Sulawesi Selatan Banggai, Sulawesi Tengah Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah Buol, Sulawesi Tengah Donggala, Sulawesi Tengah Kota Palu, Sulawesi Tengah Morowali, Sulawesi Tengah Parigi Moutong, Sulawesi Tengah Poso, Sulawesi Tengah Sigi, Sulawesi Tengah Tolitoli, Sulawesi Tengah Tojo Una-una, Sulawesi Tengah Bombana, Sulawesi Tenggara Buton, Sulawesi Tenggara Buton Utara, Sulawesi Tenggara Kolaka, Sulawesi Tenggara Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara Konawe, Sulawesi Tenggara Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara Konawe Utara, Sulawesi Tenggara Kota Bau Bau, Sulawesi Tenggara Kota Kendari, Sulawesi Tenggara Muna, Sulawesi Tenggara Wakatobi, Sulawesi Tenggara Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara Kota Bitung, Sulawesi Utara Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara Kota Manado, Sulawesi Utara Kota Tomohon, Sulawesi Utara Minahasa, Sulawesi Utara Minahasa Selatan, Sulawesi Utara Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara Minahasa Utara, Sulawesi Utara Kep. Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara Agam, Sumatera Barat Dharmasraya, Sumatera Barat Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat Kota Bukittinggi, Sumatera Barat Kota Padang, Sumatera Barat Kota Padang Panjang, Sumatera Barat Kota Pariaman, Sumatera Barat Kota Payakumbuh, Sumatera Barat Kota Sawahlunto, Sumatera Barat Kota Solok, Sumatera Barat Lima Puluh Kota, Sumatera Barat Padang Pariaman, Sumatera Barat Pasaman, Sumatera Barat Pasaman Barat, Sumatera Barat Pesisir Selatan, Sumatera Barat Sijunjung, Sumatera Barat Solok, Sumatera Barat Solok Selatan, Sumatera Barat Tanah Datar, Sumatera Barat Banyuasin, Sumatera Selatan Empat Lawang, Sumatera Selatan Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan Kota Palembang, Sumatera Selatan Kota Prabumulih, Sumatera Selatan Lahat, Sumatera Selatan Muara Enim, Sumatera Selatan Musi Banyuasin, Sumatera Selatan Musi Rawas, Sumatera Selatan Ogan Ilir, Sumatera Selatan Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan Asahan, Sumatera Utara Batu Bara, Sumatera Utara Dairi, Sumatera Utara Deli Serdang, Sumatera Utara Humbang Hasundutan, Sumatera Utara Karo, Sumatera Utara Kota Binjai, Sumatera Utara Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara Kota Medan, Sumatera Utara Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara Kota Sibolga, Sumatera Utara Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara Labuhanbatu, Sumatera Utara Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara Langkat, Sumatera Utara Mandailing Natal, Sumatera Utara Nias, Sumatera Utara Nias Barat, Sumatera Utara Nias Selatan, Sumatera Utara Nias Utara, Sumatera Utara Padang Lawas, Sumatera Utara Padang Lawas Utara, Sumatera Utara Pakpak Bharat, Sumatera Utara Samosir, Sumatera Utara Serdang Bedagai, Sumatera Utara Simalungun, Sumatera Utara Tapanuli Selatan, Sumatera Utara Tapanuli Tengah, Sumatera Utara Tapanuli Utara, Sumatera Utara Toba Samosir, Sumatera Utara