Kontak Kami

Assalamu'alaikum, sahabat!

Beranda » Pustaka Ibnu Umar » Buku Saku » Buku Saku Bayar Hutang Dalam Masalah Ibadah – Pustaka Ibnu Umar

Buku Saku Bayar Hutang Dalam Masalah Ibadah – Pustaka Ibnu Umar

Ditambahkan pada: 3 May 2018 / Kategori:
Kode : Buku Islam
Berat : 300 gram
Stok : Ready Stock
Dilihat : 202 kali
Review : Belum ada review
Rp 13.000
Cara Pemesanan How to Order?
Pesan melalui SMS? Klik SMS
Bayar di tempat? Klik COD
info diskon muslim store muslimstore muslimstore.id

Deskripsi Buku Saku Bayar Hutang Dalam Masalah Ibadah – Pustaka Ibnu Umar

Assalamu’alaikum sahabat muslimstore.id

info diskon muslim store muslimstore muslimstore.id

Abu Syuja’ rahimahullah berkata, “Barangsiapa memiliki utang puasa ketika meninggal dunia, hendaklah dilunasi dengan cara memberi makan (kepada orang miskin), satu hari tidak puasa dibayar dengan satu mud.”

Satu mud yang disebutkan di atas adalah 1/4 sho’. Di mana satu sho’ adalah ukuran yang biasa dipakai untuk membayar zakat fithri. Satu sho’ sekitar 2,5-3,0 kg seperti yang kita setorkan saat bayar zakat fithri.

Buku Saku Bayar Hutang Dalam Masalah Ibadah - Pustaka Ibnu Umar

Yang lebih utama dari fidyah (memberi makan kepada orang miskin) adalah dengan membayar utang puasa dengan berpuasa yang dilakukan oleh kerabat dekat atau orang yang diizinkan atau ahli waris si mayit. Dalil yang mendukung hal ini hadits dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang meninggal dunia lantas masih memiliki utang puasa, maka keluarga dekatnya (walau bukan ahli waris) yang mempuasakan dirinya.” (HR. Bukhari no. 1952 dan Muslim no. 1147)

Buku Saku Bayar Hutang Dalam Masalah Ibadah – Pustaka Ibnu Umar

Buku Saku Bayar Hutang Dalam Masalah Ibadah - Pustaka Ibnu Umar

Penulis: Abu Muhammad Ibnu Shalih bin Hasbullah
Penerbit: Pustaka Ibnu Umar
Ukuran: 10,5 cm x 15 cm
Tebal: 64 Halaman
Berat: 0,1 Kg, Soft Cover

“Barangsiapa masih memiliki utang puasa Ramadhan, ia belum sempat melunasinya lantas meninggal dunia, maka perlu dirinci. Jika ia menunda utang puasanya karena ada uzur lantas ia meninggal dunia sebelum memiliki kesempatan untuk melunasinya, maka ia tidak punya kewajiban apa-apa. Karena ini adalah kewajiban yang tidak ada kesempatan untuk melakukannya hingga meninggal dunia, maka kewajiban itu gugur sebagaimana dalam haji. Sedangkan jika uzurnya hilang dan masih memiliki kesempatan untuk melunasi namun tidak juga dilunasi hingga meninggal dunia, maka puasanya dilunasi dengan memberi makan kepada orang miskin, di mana satu hari tidak puasa memberi makan dengan satu mud.” (Al Majmu’, 6: 367).

Belum ada review untuk Buku Saku Bayar Hutang Dalam Masalah Ibadah – Pustaka Ibnu Umar

Silahkan tulis review Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*







Produk Terkait Buku Saku Bayar Hutang Dalam Masalah Ibadah – Pustaka Ibnu Umar

SIDEBAR